Tempat Belajar Jaringan dan Berbagai Aplikasi Komputer

Tampilkan postingan dengan label userman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label userman. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Februari 2018

Melindungi ARP List dan DHCP Server Menggunakan Userman

Melindungi ARP List dan DHCP Server Menggunakan Userman

Sebuah pertanyaan datang dari grup fb "Mikrotik Indonesia" seorang pengusaha hotspot ingin user yang sudah konek / hanya user yang sudah mendapat otentikasi ini akan mendapatkan mac ip address dan otomatis mac address client muncul di arp list, dan bagi client liar yang belum terotentikasi maka dia tidak akan mendapat ip address, tidak muncul di arp lis, dan tentu saja tidak akan koneksi ke hotspot. Berikut ini screenshot pertanyaan dari kawan kita :)
Keamanan Total Pada Hotspot Mikrotik


disini saya tidak akan membuat script yang rumit :)
tapi saya akan menggunakan pendekatan logika yang simple, tapi tepat sasar sesuai keinginan kawan yg bertanya tersebut.

Sistem Keamanan yang ingin saya share kali ini adalah sebagai berikut:
-saat client mencoba untuk menghubungkan perangkatnya ke sinyal AP Hotspot, maka AP akan mengirim informasi ke DHCP Server apakah mac-address client ini sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan ip address? jika ya maka ia akan mendapat ip address dan muncul di ARP List, jika tidak maka client tersebut tidak akan diberikan ip address dan juga tidak akan muncul di ARP List.

-client yang mana yang dianggap memenuhi syarat oleh system? yaitu: client yang mac addressnya sudah ada di database.

-database apa yang digunakan? tidak jauh2 dari mikrotik, yaitu user manager, nah... bagaimana caranya? yuk kita simak penjelasan berikut ini.

User Manager Sebagai Otorisasi DHCP Server

Pertama. Anda harus mengatur radius-client dengan mencentang service dhcp seperti pada gambar berikut ini :
Pengaturan RADIUS-client

Pada lab kali ini, saya gunakan IP address 127.0.0.1 karena server radius User Manager dan service DHCP/Hotspot masih berada di dalam satu router yang sama. Apabila pada implementasi real, ketika router UserManager terpisah dengan router DHCP/Wireless, IP address Anda isi dengan IP Address router yang menjalankan service UserManager.

Jangan lupa di setting DHCP Server, centang opsi "Use Radius". Masuk ke menu IP →> DHCP Server →> di Tab "Server, double klik untuk setting properties DHCP Server.


Buat anda yg menggunakan hotspot, Aktifkan juga server profile dengan perintah berikut di terminal:

/ip hotspot profile set hsprof1 login-by=mac use-radius=yes

Setting di-sisi Radius Client sudah selesai. Selanjutnya kita akan mulai setting disisi Radius Server / UserManager. Tambahkan router radius client (Router DHCP & Wireless) pada UserManager. Masuk ke web-base user manager dengan alamat http://ip-router/userman

Akan muncul halaman login web-base UserManager, by default kita bisa login dengan user admin password kosong. Di halaman itulah kita akan setting UserManager. Untuk menambahkan router radius client, masuk ke menu "Router", kemudian klik "Add".

Setelah menambahkan router, kemudian buat profile dan limitation untuk user DHCP dan Wireless. Misalkan kita akan limitasi client DHCP/Wireless dengan bandwidth 256kbps untuk upload dan download, maka kita bisa buat limitation seperti berikut :

Jika limitation sudah dibuat, selanjutnya buat profile dan tambahkan limitation yang sudah dibuat ke dalam profile tersebut.

Terakhir, buat User di UserManager dengan mac-address client DHCP atau Wireless sebagai username. Masuk ke menu "User" --> klik "Add". Isikan mac-address perangkat client sebagai username.

Jika DHCP Client atau wireless berhasil connect, maka limitasi yang sudah dibuat di UserManager akan berlaku. Pada setting limitasi UserManager, kita batasi bandwidth 256kbps. Maka otomatis router akan membuat dynamic queue yang akan melimit client DHCP/Wireless yang berhasil terkoneksi.
Selesai!

Rabu, 20 Desember 2017

Cara Membuat Profiles di Userman

Cara Membuat Profiles di Userman

Cara Membuat Profile di Userman - Profiles pada User Manager adalah fitur untuk mengelompokkan berbagai macam kategori aturan pada suatu profil tertentu. Sederhananya, membuat profiles di userman itu sama artinya kita membuat kategori billing paketan hotspot. Misalnya, kalian ingin membuat paket 3 jam dimana paket ini akan membatasi masa penggunaan internet selama 3 jam (akumulasi) dengan kecepatan download dan upload sekian Mbps untuk para pelanggan yang mengambil / membeli paket ini. Harga paket ini adalah Rp. 3.000/voucher. Kemudian, paket ini kita beri nama Paket 3 Jam misalnya. Nantinya, saat kita membuat user-user, kita tinggal membuat username dan pasword yang kemudian kita masukkan ke dalam profil yang sudah kita buat sebelumnya. Dengan begitu perkerjaan administasi pelanggan kita menjadi lebih mudah dan efisien.

Langkah-langkah Cara Membuat Profile di Userman

Sekedar contoh, kali ini saya akan membuat profil paket 3 jam dan aturan yang ingin saya terapkan adalah sebagai berikut:

  • Nama Profile : Paket 3 Jam
  • Durasi : 3 jam (total akumulasi penggunaan internet), istilah ini disebut uptime
  • Masa berlaku : 1 hari atau 24jam, istilah ini disebut validity
  • Speed Rate : upload 1Mbps, dan download 1Mbps, jika anda pakai isp Indihome, uploadnya dikasi lebih kecil daripada downloadnya, misal 256kbps atau 512kbps.
  • Kuota : unlimited

Begini cara membuatnya:
1. Login ke halaman web User Manager
2. Klik menu Profiles, pilih Limitation, dan klik Add New
cara setting limitation di radius user manager
Gambar1: menu Limitation pada User Manager

3. Setelah membuat limitation, buatlah profiles sesuai yang kita bahas di artikel ini. Untuk lebih jelasnya anda lihat gambar berikut ini:
setting profiles di user manager
Gambar 2: Setting Profiles di User Manager

Setelah itu simpan dengan cara klik Save Profile, Nah... pembuatan profiles dah Selesai!

Sekenario ini bila ada pelanggan (misalnya saja namanya Joko) yang membeli paket 3 jam, kemudian Joko login pada pukul 8.00 pagi dan mulai pakai internet, kemudian Joko logout pada pukul 9.00 pagi, artinya Joko sudah pakai internet selama 1 jam, dan masih ada sisa 2 jam internet yang belum dipakai. Karena setting validity 1d maka masa berlaku voucher Joko 1 hari atau 24 jam dihitung sejak pertama kali login, Jadi... user Joko ini yang masih memiliki sisa penggunaan internet 2 jam tadi masih bisa menggunakannya apabila mas Joko login sebelum pukul 7.59 esok harinya (sesuai hitungan 24 jam mulai pertama login pukul 8.00 sampai pukul 7.59).

Pertanyaan muncul dari seorang kawan:
Bagaimana jika sisa waktu yang belum terpakai oleh pelanggan masih bisa disimpan selama 1 minggu atau 1 bulan?

Jawab (lihat lagi gambar 2 yang saya tandai nomor 4): 

  • ubah validity menjadi 1w jika ingin MikroTik menyimpan paket internet yang tersisa selama 1 minggu.
  • ubah validity menjadi 4w2d jika ingin MikroTik menyimpan paket internet yang tersisa selama 1 bulan.

Catatan:
satuan waktu untuk membuat Uptime dan Validity adalah:
h : jam, misalnya 1h, 2h, 3h, dan seterusnya
d : harian, misalnya 1d, 2d, 3d, dan seterusnya
w : mingguan, misalnya 1w, 2w, 3w, dan seterusnya
1h = 60 menit
1d = 24h
1w = 7d
jadi klo 1 bulan kita tulis 4w2d, gampang kan :)

Selesai sudah artikel Cara Membuat Profiles di Userman, semoga bermanfaat!!!

Sabtu, 16 Desember 2017

Cara Ubah Harga Hotspot di Userman

Cara Ubah Harga Hotspot di Userman

Userman adalah Aplikasi RADIUS server dari MikroTik yang berguna untuk managemen user / pelanggan hotspot, juga sebagai billing internet berbasis web. UserManager akan memudahkan ketika kita yang ingin membuat layanan jaringan yang didistribusaikan secara luas, misal hotspot di cafe, mall, hotel dan sebagainya.



berikut langkah2 cara ubah daftar-harga / pricelist hotspot
1. buka userman, dan login
2. klik profiles

3. klik sub-menu lagi > Profiles, dan ikuti gambar dibawah ini

Senin, 20 November 2017

Cara Cetak Voucher Hotspot di Userman

Cara Cetak Voucher Hotspot di Userman

Cara Print Voucher Hotspot di Userman MikroTik, JawaraCloud.NET - Selain kemudahannya dalam memakai MikroTik ini sangat powerfull dalam hal administrasi jaringan. baik itu jaringan bebasis kabel / LAN maupun yang jaringan berbasis wireless / WiFI. Keunggulan MikroTik bila dibandingkan Router lainnya sangat jelas, seperti Management Bandwidth, Managemen User / Client, maupun fitur lainnya tidak sekomplit dan sekeren yang tersedia di router mikrotik, termasuk fitur cetak voucher pun tersedia di dalam MikroTik tanpa software tambahan.
Powerfull dan Handal itulah MikroTik sesuai motto perusahaan MikroTik routing the world... :) Nah, kali ini saya akan berbagi sedikit tips dengan teman-teman pembaca khususnya yang lagi ingin berbisnis di dunia hotspot yang berbayar. Pertanyannya: Apakah sekarang masih laku jualan hotspot berbayar sedangkan yang gratisan udah banyak? Jawab: Tentu laku.. Jangan salah dulu ya gan, tidak semua orang suka yang gratisan, karena yang gratisan akan rebutan bandwidth sama orang sekompleks atau sekampung, eh sekampus atau seberapalah dan umumnya gratisan tidak memiliki layanan yang bagus. Mendingan bayar yang tidak seberapa tapi lancar-lancar aja, nggak rebutan bandwidth walaupun ada pengguna lain pakai IDM/torrent tetap aman koneksinya, ya kan... :).

cara mencetak voucher hotspot mikrotik



Oke sob kembali ke topik bahasan. Saya asumsikan radius dan user manager mikrotik sudah terinstalasi di Routerboard kalian dan tentunya sudah disetting dengan benar. Simak dan ikuti panduan berikut ini.

cara membuat dan mencetak voucher hotspot mikrotik

Langkah-langkah cetak voucher hotspot di MikroTik 

1. Buka browser anda dan ketik alamat userman mikrotik anda, kemudian login ke dalam userman. Saran: Gunakan browser chrome / chromium agar tampilan sama dengan tutorial ini.

2. Setelah login, klik menu Users seperti gambar dibawah ini

3. Centang semua atau sejumlah username yang ingin dicetak

4. Klik Generate, pilih Vouchers

5. Beri ijin atau allow pop-up pada web userman

6. Klik tulisan biru yang saya beri kotak merah ya gan

7. Akan muncul voucher yang sudah siap cetak seperti gambar dibawah ini, disini anda tekan keyboard tombol CTRL + P 

8. Klik Change/Ubah, dan pilih jenis printer yang anda gunakan. Kemudian klik Others / Stelan lain

9. Atur layout dan centang pada backgroud

10. Terakhir, klik tombol cetak/print di browser chrome anda.


Selesai! Demikian panduan cara cetak voucher hotspot menggunakan userman mikrotik tanpa perlu mengintall aplikasi tambahan. Cukup simple dan mudah... semoga artikel ini memberi manfaat kepada pembaca yang saat ini sedang belajar mengalola bisnis hotspot.

Setting Mikrotik Top PerformanceFor Warnet and Hotspot / RT RW NET



Sabtu, 30 Juli 2016

Cara Setting User Manager Mikrotik RB750 / RB450G / RB850Gx2

Cara Setting User Manager Mikrotik RB750 / RB450G / RB850Gx2

Cara Setting User Manager / Userman Mikrotik Hotspot, JawaraCloud.NET - Pada artikel kali ini saya akan membahas cara mengintegrasikan hotspot dengan usermanager sebagai RADIUS Server untuk mempermudah pekerjaan dalam mengelola user atau client hotspot kita melalui tampilan web browser. Jadi, nanti setelah kita setting userman kita tidak perlu lagi membuka winbox lagi sekedar untuk membuat user hotspot, bisa bikin user secara masal, bisa membatasi waktu penggunaan internet, quota, kecepatan bandwidth client, sistem voucher, dan lain sebagainya.

Pengertian User Manager dan Radius

User Manager (userman) adalah Package Radius Server pada RouteOS Mikrotik yang berbasis web sehingga dapat mempermudah dalam pengelolaan user. Jadi, dengan adanya userman kita bisa membuat user sebanyak-banyak dalam 1 klik, dan user yang telah habis masa aktif penggunaannya akan otomatis logout dan tidak dapat mengakses internet, bsia membatas waktu penggunaan otomatis, bisa memberi limit kecepatan akses internet utk client, dan lain sebagainya

Radius adalah protokol jaringan yang menyediakan layanan terpusat Authentication, Authorization, dan Accounting (AAA) sudah tentu ia memiliki database untuk mengelola user pada jaringan yang kita kelola, cakupannya pun sangat luas karna banyak layanan yang dapat di-autenkasi mengunakan user manager :

  1. Hotpsot Server
  2. VPN Server atau PPP Server (PPTP, L2TP, PPOE, OVPN dan lain sebagainya)
  3. DHCP Server
  4. Wireless
  5. RouterOS Login
cara setting user manager mikrotik hotspot

Fungsi User Manager

Keuntungan menggunakan User Manager adalah keamanan jaringan dan kemudahan dalam mengelola user yang banyak dalam waktu singkat/cepat serta dapat dioptimalkan lagi dengan System Ticket.

User Manager juga memungkinkan kita untuk mengatur batasan billing user berdasarkan:

  • Waktu (time based)
  • Kuota (quota based)
  • Kecepatan (rate limit)
jasa konfigurasi mikrotik hotspot, warnet, kantor, cafe, hotel, dll

Langkah Kerja

Proses ini merukan langkah lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai setting hotspot, saya sarankan sebelum menginjakkan langkah kesini, sebaiknya bacalah artikel saya - Cara Setting Hotspot di Router MikroTik, jika sudah paham itu maka lanjutkan dengan instalasi package USER Manager yang saya jelaskan pada tutorial berikut ini:

1. Cari tahu jenis Arsitektur dan Versi RouterOS Anda:
Dari winbox klik system, pilih resource, temukan Architecture Name dan Version seperti pada gambar dibawah ini (lihat figure 1)
cara setting user manager (userman)


2. Download package userman sesuai arsitektur dan versi routeros anda di http://www.routeros.co.id/
atau di situs mikrotik.com lihat gambar dibawah ini (figure 2)


3. Buka menu Files di Winbox, biarkan saja kotak files mikrotik terbuka
lalu buka Windows Explorer, masuk ke folder download anda tempat meletakkan package tadi

4. Extract package yang telah Anda download
temukan file userman-516-mipsbe.npk, kemudian upload ke dalam box files mikrotik. caranya: dari folder download tadi dari menu utama Winbox klik Files, kemudian seret atau drag seperti gambar dibawah ini (lihat figure 3)
cara setting user manager (userman) mikrotik
click to enlarge / klik untuk memperbesar tampilan gambar

5. Tunggu proses uploadnya hingga selesai

6. Masih di menu utama Winbox, Anda klik  System , lalu pilih  Reboot 
- jika ada konfirmasi, jawab dengan ok/yess
- tunggu beberapa saat, setelah mikrotik reboot proses instalasi akan berjalan otomatis
- jika berhasil akan tampak seperti gambar dibawah ini (figure 4)
cara setting userman mikrotik
untuk melihat tampilan menu ini dari winbox, klik menu system, pilih package
pada artikel ini kami akan memberikan contoh cara setting user manager untuk otentikasi user hotspot, jadi kita mesti lanjut ke langkah ke-7. simak lagi yukkk!!!

Baca juga: Setting Mikrotik Single WAN cocok untuk Semua ISP


Konfigurasi User Manager (setting userman)
Userman dapat Anda konfigurasi apabila paketnya sudah di-install dengan benar, setelah itu untuk mengelola user hotspot dengan menggunakan userman diperlukan browser dalam mengakses web interface userman. OK langsung saja, silakan Anda buka browser kesukaan Anda bisa pakai Mozila Firefox atau yang lainnya, kalau penulis lebih suka pakai Browser Google Chrome :)

7. *) utk memudahkan setting userman, buka menu winbox > klik IP >Address
anda bisa pakai salah satu ip address yang ada pada interface,
saya menyarankan anda pakai ip address di ether yg terhubung WAN/Modem/ ONT-GPON,
atau bisa juga pakai ip address yg ada pada ether yg terhubung ke PC yang anda gunakan utk setting saat ini.
kemudian :
- buka alamat web userman http://IP_Address_Mikrotik/userman
- login default konfigutasi userman : admin
- default password userman mikrotik: kosong/tidak ada password
- lalu tekan enter atau klik login
Lihat contoh pada gambar dibawah ini!
figure-5. menu administrasi userman

8. Kami sarankan Anda untuk mengganti password admin userman, caranya:
pada sisi kiri halaman web userman, klik menu Customer
akan tampil isi dari menu customer
klik admin pada kolom login.
cara setting user manager atau userman
figure-6. cara mengganti password pengelola userman
9. Kembali ke winbox, kita akan menghubungakan Radius Client ke Userman agar bisa mengautenkasi client yang ingin menggunakan internet di jaringan hotspot kita:
- pada menu utama winbox, klik RADIUS
- klik tanda plus + seperti tampilan ini (figur-7. Radius Client pada Router)
cara setting user manager atau userman di mikrotik

10. Jika sudah klik + akan muncul tampilan setting Radius, pada tabmenu General,
Centang/contreng service  hotspot
Address : 127.0.0.1 (karena radius dan userman berada di internal mikrotik ini)
Secret: rahasia (ini hanya contoh, silakan isi dgn sandi yang anda suka)
Autentication port: 1812
Accounting port: 1813
kamudian klik Apply dan klik OK. Lihat penampakan figure-8
cara setting user manager di RouterOS


11. Menghubungkan menu login hotspot agar si client nantinya dapat login menggunakan akun yang ada didalam database radius. Caranya : dari winbox klik manu IP pilih Hotspot kemudian klik Server Profile, double click (atau klik 2x) pada profil: hsprof1 , lebih jelasnya bisa Anda tengok pemampakan dibawah ini:
cara setting userman dan radius mikrotik
figure-10. Login Authentication Hotspot Server Profile in RouterOS.
12. Kemudian klik tab Radius, contreng use RADIUS dan Accounting, Lihat penampakan berikut ini
cara setting user manager dan radius di mikrotik RouterOS
figure-11. setting radius accounting di mikrotik

13. Okay, tinggalkan winbox untuk sementara waktu, kembali ke browser yaitu ke laman web user manager. Anda klik Router, Add, New seperti screenshot dibawah ini
cara setting hotspot dengan user manager
jika sudah yakin benar, klik Add.
14. Setting Paket Internet Hotspot berdasarkan durasi waktu dan kecepatan bandwidth user
Sebaiknya Anda rencanakan dahulu paket voucher yang ingin anda jual ke calon user, misalnya seprti tabel berikut:
cara setting userman hotspot mikrotik

15. Untuk mengatur limit user hotspot berdasarkan tabel diatas,
silakan klik Profile, Limitation, Add, New
cara setting radius mikrotik
ulangi langkah-15 ini sebanyak yang kita perlukan sesuai tabel diatas tadi
Keterangan gambar:
point 5. Uptime adalah batas durasi client terhubung ke internet,
3 jam dapat anda tulis dengan 3h,
5 jam dapat anda tulis dengan 5h,
24jam ato 1 hari ditulis 1d
1 minggu dapat anda tulis dengan 1w,
1 bulan dapat anda tulis dengan 4w2d.

16. Membuat kategori paket internet hotspot:
klik menu Profiles, dan pilih tab Profiles
klik + dan lihat pentunjuk gambar berikut :
cara setting userman dan radius untuk layanan hotspot
*** jangan lupa klik Save Profile setiap selesai bikin profile. ***

17. Membuat user radius mikrotik melalui userman
- klik menu Users
- klik Add
- klik One untuk membuat 1 user
- klik Batch untuk membuat banyak user sekaligus
- Lihat petunjuk gambar berikut!


Done!!!
Alhamdulillah selesai sudah tutorial cara setting user manager untuk hotspot..., dan sekarang saatnya pengujian
silahkan hubungkan perangkat Anda (laptop/smarphone) ke signal hotspot anda, lalu buka browser di perangkat (laptop/android) maka akan muncul halaman login autenfikasi, masukkan saja username yang baru anda buat dari user manager, misalnya:
user name: demo
password: demo

Selanjutnya Baca :