Jenis Tipe Data Python yang Wajib Dikuasai Pemula!

Jenis Tipe Data Python adalah salah satu materi dasar yang wajib banget kamu kuasai sejak awal belajar ngoding. Rek, tanpa paham tipe data, nulis kode itu rasanya kayak nyetir tanpa tahu rem dan gas. Program bisa jalan sih, tapi dikit-dikit error, bingung sendiri, terus akhirnya mumet pas debugging. Jenis Tipe Data Python itu ibarat identitas dari setiap data yang kamu pakai di program. Ada data angka, teks, boolean, sampai kumpulan data. Nah, Python butuh tahu data itu jenis apa supaya bisa diproses dengan benar. Kalau salah tipe, ya siap-siap ketemu error sing bikin emosi.

Jenis Tipe Data Python juga sering diremehkan sama pemula. Banyak yang fokus ke hasil akhir program, tapi lupa konsep dasarnya. Padahal, kalau dari awal kamu paham tipe data, proses belajar Python bakal lebih lancar, logika lebih rapi, dan kodinganmu gak gampang amburadul.

Jenis Tipe Data Python bakal kita bahas secara santai tapi tetap jelas di artikel ini. Mulai dari pengertian tipe data, macam-macam tipe data di Python, contoh penggunaannya, sampai kesalahan umum yang sering terjadi. Jadi buat rek-rek yang baru mulai ngoding Python, artikel ini cocok banget buat jadi pegangan awal.

Jenis Tipe Data Python, Jenis Tipe Data Python yang Wajib Dikuasai Pemula!

 

Table of Contents

Kenapa Harus Paham Tipe Data di Python?

Banyak pemula yang langsung pengen bikin program besar, padahal pondasinya aja belum kuat. Salah satunya ya ini, belum paham tipe data. Padahal ini penting banget karena :

  • Biar programmu lebih rapi
  • Mengurangi error
  • Bikin logika program lebih jelas
  • Jadi siap kalau masuk materi Python yang lebih sulit

Pokoknya kalau sudah paham tipe data, perjalanan belajarmu bakal jauh lebih ringan.

 

Macam-Macam Tipe Data yang Paling Sering Dipakai

1. Integer (int)

Ini adalah tipe data angka bulat. Cocok dipakai buat perhitungan sederhana maupun kompleks. Contohnya yaitu :

umur = 16
tahun = 2025
print(umur)
print(tahun)

2. Float

Kalau yang ini angka desimal. Biasanya dipakai buat nilai yang butuh ketelitian lebih.

nilai = 9.5
berat = 45.7
print(nilai)
print(berat)

3. String (str)

String adalah teks atau tulisan. Dipakai buat nama, pesan, kata, kalimat, dan sejenisnya.

nama = "keenan"
kelas = "XI Informatika"
print(nama)
print(kelas)

4. Boolean (bool)

Tipe ini cuma punya dua nilai aja diantaranya yaitu True atau False. Biasanya dipakai buat logika program.

isLogin = True
isStudent = False
print(isLogin)
print(isStudent)

5. List

List dipakai buat nyimpen banyak data sekaligus dalam satu variabel. Dan enaknya, isinya bisa diubah.

buah = ["apel", "jeruk", "mangga"]
angka = [1, 2, 3, 4]

print(buah)
buah.append("pisang")
print(buah)

6. Tuple

Mirip list, tapi beda satu hal penting: datanya gak bisa diubah (immutable).

data = (10, 20, 30)
print(data)

7.Dictionary

Tipe ini menyimpan data dalam bentuk pasangan key dan value. Cocok buat data yang rapi dan terstruktur.

siswa = {
"nama": "Alvaro",
"umur": 16,
"kelas": "XI"
}

print(siswa["nama"])
print(siswa["umur"])

8. Set

Set menyimpan data unik tanpa duplikasi. Jadi kalau ada data yang sama, otomatis bakal dibuang.

angka = {1, 2, 3, 3, 2, 1}
print(angka)

Hasilnya cuma muncul angka uniknya aja.

 

Konversi Tipe Data (Type Casting)

Kadang kamu butuh ubah satu tipe data ke tipe lain. Misalnya dari teks ke angka atau sebaliknya. Ini sering banget dipakai.

angka_text = "10"
angka_int = int(angka_text)

print(angka_int)
print(type(angka_int))

 

Mutable vs Immutable

Ini konsep penting yang wajib kamu tau.

1. Mutable (bisa diubah)

  • List
  • Dictionary
  • Set

Contohnya yaitu :

data = [1, 2, 3]
data[0] = 10
print(data)

2. Immutable (tidak bisa diubah)

  • Integer
  • String
  • Tuple

Contohnya yaitu :

teks = "Python"
# teks[0] = "J" # ini bakal error

 

Penggunaan Tipe Data dalam Kehidupan Sehari-Hari

Biar lebih kebayang :

  • Umur → integer
  • Nilai ujian → float
  • Nama → string
  • Status login → boolean
  • Daftar teman → list
  • Data siswa lengkap → dictionary
  • Kumpulan ID unik → set

Jadi jelas kan, tipe data ini gak cuma teori doang, tapi kepake banget di dunia nyata.

 

Contoh Program Lengkap Menggunakan Berbagai Tipe Data

Biar makin ngerti, ini contoh program kecil yang pakai beberapa tipe data sekaligus.

nama = "Arsen"
umur = 16
nilai = 89.5
isActive = True
hobi = ["ngoding", "makan", "rebahan"]

siswa = {
"nama": nama,
"umur": umur,
"nilai": nilai,
"aktif": isActive,
"hobi": hobi
}

print("Data Siswa:")
print("Nama :", siswa["nama"])
print("Umur :", siswa["umur"])
print("Nilai:", siswa["nilai"])
print("Aktif:", siswa["aktif"])
print("Hobi :", siswa["hobi"])

Ini contoh simpel tapi udah menggabungkan banyak tipe data.

 

Cara Mengecek Tipe Data

Kadang kamu gak yakin, “Ini variabelku tipenya apa ya?” Nah Python sudah nyediain fungsi bawaan buat ngecek.

a = "Halo"
b = 10
c = 3.14

print(type(a))
print(type(b))
print(type(c))

Outputnya bakal kasih tau tipenya secara jelas. Ini berguna banget waktu debugging atau pas program udah mulai kompleks.

 

Kombinasi Banyak Tipe Data Dalam Satu Program

Di dunia nyata, jarang banget ada program yang cuma pakai satu tipe data saja. Biasanya campur-campur. Misalnya sistem data siswa, aplikasi kasir, program login, semuanya pasti campuran angka, teks, logika, list, sampai dictionary. Contoh kecilnya yaitu :

nama = "Ethan"
umur = 17
nilai = [90, 88, 95]
status = True

data = {
"nama": nama,
"umur": umur,
"nilai": nilai,
"aktif": status
}

print(data)

Di sini kita sudah pakai teks, angka, boolean, list, dan dictionary sekaligus. Ini mencerminkan bagaimana Python dipakai dalam kehidupan nyata.

 

Perbedaan Penting Antara List, Tuple, dan Set

Banyak pemula yang masih bingung bedain tiga tipe ini. Padahal fungsinya beda-beda dan harus disesuaikan sama kebutuhan.

1. List

  • Bisa diubah
  • Bisa duplikat
  • Urutannya jelas

2. Tuple

  • Tidak bisa diubah
  • Aman buat data tetap
  • Lebih ringan dan cepat

3. Set

  • Tidak menerima data duplikat
  • Tidak punya urutan
  • Cocok buat kumpulan data unik

Contoh penggunaannya sebagai berikut ini :

list_buah = ["apel", "apel", "jeruk"]
tuple_hari = ("senin", "selasa", "rabu")
set_angka = {1, 2, 2, 3, 4}

print(list_buah)
print(tuple_hari)
print(set_angka)

Dari sini pasti mulai kebayang kan perbedaan fungsinya?

 

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Ini penting banget buat kamu hindari :

  1. Nyampur tipe data sembarangan tanpa mikir
  2. Nganggap semua tipe bisa diubah
  3. Maksa teks dipakai buat hitung angka
  4. Gak paham struktur data kompleks dan asal pakai

Karena itu, penting banget ngerti dasar konsep ini sejak awal. Biar pas ngoding, gak kaget kalau tiba-tiba muncul error.

Jenis Tipe Data Python, Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula
Gambar 1 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

 

Konsep Penting Type Casting Lebih Dalam

Sebelum bikin program serius, kamu harus paham konversi tipe data dengan benar. Karena input dari user biasanya berbentuk teks, sedangkan logika program sering butuh angka. Contoh salah yang sering terjadi yaitu :

angka1 = "5"
angka2 = "3"
print(angka1 + angka2)

Outputnya bukan 8, tapi “53”. Nah biar benar :

angka1 = int("5")
angka2 = int("3")
print(angka1 + angka2)

Ini penting banget supaya programmu jalan sesuai logika.

 

Efisiensi dan Performa

Biar keliatan lebih pro, kamu juga perlu tau kalau pemilihan tipe data itu bisa ngaruh ke performa program. Contohnya sebagai berikur ini :

  • Tuple lebih ringan dibanding list
  • Set lebih cepat buat cek data unik
  • Dictionary cepat buat nyari data berdasarkan key

Jadi bukan cuma sekadar jalan, tapi kamu juga bisa bikin program lebih efisien.

 

Studi Kasus Sederhana

Coba bayangkan kamu bikin aplikasi data siswa. Kira-kira pakai apa?

  • Nama → string
  • Umur → integer
  • Nilai → float
  • Status aktif → boolean
  • Riwayat nilai → list
  • Data lengkap → dictionary

Contohnya yaitu :

siswa = {
"nama": "Kyle",
"umur": 16,
"nilai": [90.5, 88.0, 92.3],
"aktif": True
}

print(siswa)

Nah ini contoh yang bener-bener sering dipakai.

 

Tips Supaya Cepat Paham

Biar makin lancar belajar :

  1. Biasakan cek tipe data
  2. Pilih tipe sesuai kebutuhan
  3. Jangan malas latihan
  4. Coba gabungkan beberapa tipe dalam satu program
  5. Cek hasil dengan print biar paham alurnya

 

Pemanfaatan Jenis Tipe Data Python dalam Program Nyata

Kalau cuma tau definisi doang rasanya kurang mantap ya rek. Yang penting itu kamu paham gimana cara pakainya dalam situasi beneran. Dalam dunia pemrograman, tiap jenis tipe data Python punya peran masing-masing tergantung kebutuhan program. Misalnya yaitu :

  • Untuk data umur, jumlah barang, atau nilai angka → pakai numeric
  • Untuk nama, teks, keterangan → pakai string
  • Untuk menyimpan banyak data sekaligus → pakai list, tuple, atau set
  • Untuk data berpasangan yang jelas → pakai dictionary

Makanya kamu harus terbiasa mikir, “Data ini cocoknya disimpan pakai apa ya?” Nah dari situ baru pilih tipe yang pas.

Jenis Tipe Data Python, Pemanfaatan Jenis Tipe Data Python dalam Program Nyata
Gambar 2 Pemanfaatan Jenis Tipe Data Python dalam Program Nyata

 

Struktur Data Kompleks & Kombinasi Beberapa Tipe Sekaligus

Di Python, kamu gak cuma bisa pakai satu jenis tipe data aja, tapi bisa digabung. Ini penting banget karena di program nyata, jarang ada data yang bentuknya satu tipe doang. Biasanya campur-campur. Contohnya yaitu :

siswa = {
"nama": "Axel",
"umur": 16,
"nilai": [89, 92, 95],
"lulus": True
}

print(siswa)

Di sini keliatan banget kombinasi jenis tipe data Python :

  • string untuk nama
  • integer untuk umur
  • list untuk nilai
  • boolean untuk status

Nah model data seperti ini sering banget dipakai di sistem sekolah, aplikasi, atau database sederhana.

 

Pengolahan Data dengan Jenis Tipe Data Python

Kalau sudah paham macam-macam tipe data, kamu bisa mulai masuk ke tahap pengolahan data. Misalnyanya yaitu :

  • Menghitung rata-rata nilai
  • Mengecek apakah data ada atau tidak
  • Mengubah isi list
  • Mengambil data tertentu di dictionary

Contoh mengolah list :

nilai = [80, 85, 90, 95]
rata = sum(nilai) / len(nilai)
print("Rata-rata nilai adalah:", rata)

Di sini kamu mulai lihat gimana jenis tipe data Python itu bener-bener dipakai, bukan cuma buat pajangan teori doang.

 

Operasi Dasar pada Setiap Tipe Data

Biar makin pro, kamu harus tau juga operasi dasar yang sering dipakai pada berbagai tipe data.

1. Operasi pada String

  • Menggabungkan teks
  • Menghitung panjang teks
  • Mengambil sebagian teks

Contohnya sebagai berikut ini :

teks = "Belajar Python"
print(teks.upper())
print(len(teks))
print(teks[0:7])

2. Operasi pada List

  • Nambah data
  • Hapus data
  • Ambil data berdasarkan index

Contohnya sebagai berikut ini :

buah = ["apel", "pisang", "jeruk"]
buah.append("mangga")
buah.remove("pisang")
print(buah)

Dengan ngerti operasi kayak gini, kamu bakal makin nyaman main data pakai Python.

 

Jenis Tipe Data Python & Konsep Logika Program

Tipe data juga erat banget hubungannya dengan logika program. Misalnya sebagai berikut ini :

  • boolean dipakai buat percabangan
  • angka dipakai buat perhitungan
  • string dipakai buat tampilan teks

Contohnya sebagai berikut ini :

umur = 17

if umur >= 17:
print("Boleh bikin SIM")
else:
print("Belum boleh yaa!")

Nah boolean di sini muncul sebagai hasil perbandingan. Jadi masih ada hubungannya sama jenis tipe data Python yang lain.

 

Penyimpanan Data dalam Memori

Biar keliatan lebih “pro”, penting juga buat tau kalau tiap jenis tipe data Python itu ternyata beda cara kerjanya di memori.

  • Integer, string, dan tuple itu immutable → artinya gak bisa diubah langsung
  • List, dictionary, dan set itu mutable → bisa diubah kapan pun

Kenapa penting? Karena kalau kamu asal ubah tanpa ngerti konsep ini, bisa bikin error atau hasil program gak sesuai harapan.

Jenis Tipe Data Python, Penyimpanan Data dalam Memori
Gambar 3 Penyimpanan Data dalam Memori

 

Studi Kasus Mini Program Data Barang

Biar makin paham, coba bayangin kita bikin sistem data barang sederhana.

barang = {
"nama": "Laptop",
"harga": 7500000,
"stok": 10,
"promo": True
}

print("Nama Barang :", barang["nama"])
print("Harga :", barang["harga"])
print("Stok :", barang["stok"])
print("Promo Aktif :", barang["promo"])

Ini contoh real yang sering dipakai kalau bikin aplikasi toko atau data inventaris sederhana. Lagi-lagi, semua ini gak bakal jalan kalau kamu gak paham jenis tipe data Python.

 

Tips Supaya Makin Jago

Biar makin nyaman menggunakan berbagai tipe data ini :

  • Biasakan cek tipe data pakai type()
  • Jangan campur tipe sembarangan
  • Pilih sesuai kebutuhan, jangan asal
  • Banyak latihan bikin program kecil

Makin sering ngoding, makin paham bedanya tiap tipe.

 

Jenis Tipe Data Python & Pengolahan Input dari Pengguna

Dalam dunia nyata, program jarang cuma pakai nilai tetap. Biasanya kita terima data dari pengguna lewat input. Nah di sini penting banget paham jenis tipe data Python, karena input itu biasanya dibaca sebagai string, padahal kadang kita butuh angka atau tipe data lain. Misalnya pengguna masukkin umur :

umur = input("Masukkan umurmu: ")
print("Umurmu adalah:", umur)

Kalau kayak gini, walaupun isinya angka, tapi tetap dianggap teks. Makanya sering perlu dikonversi :

umur = int(input("Masukkan umurmu: "))
if umur >= 17:
print("Kamu sudah dewasa rek!")
else:
print("Masih remaja, semangat belajar ya!")

Di sini keliatan kan? Pemahaman jenis tipe data Python itu nentuin logika programmu jalan atau nggak.

 

Peran Boolean dalam Logika Program

Selain angka dan teks, ada satu tipe data yang penting banget, yaitu boolean. Ini cuma punya dua nilai diantaranya yaitu True dan False. Walau terlihat sederhana, tapi boolean ini adalah inti dari logika program. Banyak fitur seperti login, validasi data, sampai sistem keamanan bergantung ke boolean. Contoh sederhananya yaitu :

login = True
if login:
print("Kamu berhasil masuk!")
else:
print("Login gagal silahkan coba lagi!")

Walaupun cuma dua nilai, dampaknya ke program itu gede banget.

 

Jenis Tipe Data Python pada Program Percabangan & Perulangan

Kalau kamu bikin program yang punya banyak kondisi, kamu bakal sering banget berurusan sama tipe data ini. Misalnya waktu kamu pakai if-else, while, atau for loop. Contohnya yaitu :

nilai = [80, 85, 90, 95]
for n in nilai:
print("Nilai:", n)

List digunakan buat menyimpan banyak data, lalu diproses dengan perulangan. Ini contoh penggunaan jenis tipe data Python yang benar-benar sering kepakai.

 

Lihat Juga : Rahasia Cara Menulis Komentar di Python Supaya Kodingan Enak Dibaca!

 

Tipe Data Bersarang (Nested Data)

Ini level yang lebih serius dikit. Python memungkinkan kita membuat struktur data di dalam struktur data lain. Misalnya list di dalam list, dictionary di dalam dictionary, atau campuran keduanya. Contohnya yaitu :

siswa = [
{"nama": "Leon", "kelas": "XI", "nilai": 90},
{"nama": "Alvaro", "kelas": "XI", "nilai": 88},
{"nama": "Vincent", "kelas": "XI", "nilai": 92}
]

print(siswa[0]["nama"])

Nah ini udah mirip data beneran, kaya data sekolah, toko online, aplikasi, dll.
Kalau kamu buru-buru tanpa paham jenis tipe data Python, bisa langsung bingung di sini.

 

Manipulasi Data Menggunakan Fungsi Bawaan Python

Enaknya Python itu banyak fungsi bawaan yang bikin hidup programmer jadi lebih santai. Tapi tetap balik lagi, harus ngerti tipe datanya dulu.

Contoh pada list :

angka = [3, 1, 4, 2]
angka.sort()
print(angka)

Contoh pada string :

teks = "belajar python itu asik"
print(teks.title())

Beda tipe data, beda juga fungsi yang bisa dipakai. Makanya pemahaman jenis tipe data Python itu kunci utama.

 

Validasi & Pengecekan Data

Kadang kita gak cuma sekadar menyimpan data, tapi juga harus memastikan datanya benar atau sesuai aturan. Nah ini juga erat hubungannya sama tipe data. Misalnya cek apakah sebuah data angka ganjil atau genap :

angka = 10
if angka % 2 == 0:
print("Genap rek")
else:
print("Ganjil")

Di sini angka jelas butuh numeric, kalau masih dalam bentuk string pasti error.

 

Lihat Juga : Belajar Python Hello World Panduan Santai Buat Pemula yang Baru Ngoding!

 

Studi Kasus Kecil Sistem Nilai Sederhana

Biar makin kebayang, kita bikin contoh yang mirip dunia nyata.

nama = "Zayyan"
mapel = ["MTK", "IPA", "Bahasa Indonesia"]
nilai = [90, 88, 92]
lulus = True

print("Nama Siswa :", nama)
print("Mata Pelajaran :", mapel)
print("Nilai :", nilai)
print("Status Kelulusan :", lulus)

Di sini ada :

  • string
  • list
  • boolean

Semua itu adalah bagian penting dari jenis tipe data Python yang sering banget dipakai.

 

Best Practice Supaya Lebih Rapi & Pro

Biar ngodingmu keliatan makin niat dan profesional :

  • Pilih tipe data sesuai kebutuhan
  • Jangan asal campur tipe tanpa tujuan jelas
  • Cek dulu pakai type() kalau ragu
  • Biasakan bikin data yang mudah dibaca

Kalau udah terbiasa, kamu bakal otomatis ngerti mana tipe data yang paling pas dipakai.

 

Kesimpulan

Dari pembahasan panjang lebar di atas, bisa disimpulkan kalau Jenis Tipe Data Python itu bukan sekadar teori dasar, tapi fondasi utama dalam ngoding. Rek, mau bikin program sederhana atau yang ribet sekalian, semuanya pasti berurusan sama tipe data. Kalau dari awal kamu sudah paham fungsi dan karakter tiap tipe data, proses ngoding bakal jauh lebih lancar dan minim drama error.

Jenis Tipe Data Python ngebantu kamu buat nyimpen, ngolah, dan menampilkan data dengan cara yang benar. Angka pakai integer atau float, teks pakai string, logika pakai boolean, dan data banyak pakai list, tuple, set, atau dictionary. Setiap tipe data punya peran masing-masing, gak bisa asal tukar. Nah di sinilah pentingnya mikir dulu sebelum nulis kode, bukan asal jalan.

Selain itu, pemahaman Jenis Tipe Data Python juga bikin logika programmu lebih rapi dan masuk akal. Kamu jadi tau kapan harus pakai type casting, kapan butuh data mutable atau immutable, dan gimana cara menggabungkan banyak tipe data dalam satu program nyata. Ini penting banget buat ngembangin skill dari level pemula ke level yang lebih serius.

Intinya, kalau kamu pengen jago Python, jangan ngeremehin Jenis Tipe Data Python. Kuasai pelan-pelan, banyak latihan, dan biasakan ngoding sambil mikir struktur data. Rek, ngoding itu bukan soal cepat-cepetan, tapi soal paham konsep. Kalau pondasinya kuat, mau lanjut ke materi apa pun looping, function, OOP, sampai project beneran bakal terasa lebih enteng dan gak bikin mumet.

FAQ – Jenis Tipe Data Python

1. Apa yang dimaksud dengan Jenis Tipe Data Python?

Jenis Tipe Data Python adalah pengelompokan data berdasarkan jenisnya, seperti angka, teks, logika, dan kumpulan data, supaya Python tahu cara memproses data tersebut dengan benar.

2. Kenapa pemula wajib memahami Jenis Tipe Data Python?

Karena tipe data adalah dasar dari logika program. Kalau belum paham, program sering error dan hasilnya bisa melenceng dari yang diharapkan.

3. Apa saja contoh Jenis Tipe Data Python yang sering digunakan?

Beberapa contoh yang paling sering dipakai adalah integer, float, string, boolean, list, tuple, set, dan dictionary.

4. Apa fungsi tipe data integer dalam Python?

Integer digunakan untuk menyimpan angka bulat seperti umur, jumlah barang, atau nilai hitungan.

5. Kapan harus menggunakan tipe data float?

Float digunakan saat data membutuhkan angka desimal, misalnya nilai ujian, berat badan, atau rata-rata.

6. Untuk apa tipe data string digunakan?

String digunakan untuk menyimpan data berupa teks seperti nama, kalimat, pesan, atau keterangan.

7. Apa peran tipe data boolean dalam Python?

Boolean digunakan untuk logika program karena hanya memiliki dua nilai, yaitu True dan False.

8. Apa itu list dalam Python?

List adalah tipe data yang bisa menyimpan banyak nilai dalam satu variabel dan datanya bisa diubah.

9. Apa perbedaan list dan tuple?

List bersifat mutable atau bisa diubah, sedangkan tuple bersifat immutable atau tidak bisa diubah.

10. Kapan sebaiknya menggunakan tuple?

Tuple cocok digunakan untuk data yang sifatnya tetap dan tidak ingin berubah selama program berjalan.

11. Apa fungsi set dalam Python?

Set digunakan untuk menyimpan data unik tanpa duplikasi dan sering dipakai untuk pengecekan data.

12. Apa itu dictionary dalam Python?

Dictionary adalah tipe data yang menyimpan pasangan key dan value sehingga data lebih terstruktur dan mudah diakses.

13. Apa yang dimaksud dengan type casting?

Type casting adalah proses mengubah satu tipe data ke tipe data lain, misalnya dari string ke integer.

14. Kenapa input dari pengguna perlu dikonversi tipe datanya?

Karena input di Python secara default berupa string, padahal sering dibutuhkan sebagai angka untuk perhitungan.

15. Apa yang dimaksud mutable dan immutable?

Mutable adalah tipe data yang bisa diubah, sedangkan immutable adalah tipe data yang tidak bisa diubah setelah dibuat.

16. Tipe data apa saja yang termasuk mutable?

List, dictionary, dan set termasuk tipe data mutable karena isinya bisa diubah.

17. Tipe data apa saja yang termasuk immutable?

Integer, float, string, dan tuple termasuk tipe data immutable karena nilainya tidak bisa diubah langsung.

18. Bagaimana cara mengecek tipe data di Python?

Python menyediakan fungsi bawaan type() untuk mengetahui jenis tipe data suatu variabel.

19. Apakah satu program Python bisa menggunakan banyak tipe data?

Bisa, bahkan program Python di dunia nyata hampir selalu menggabungkan berbagai tipe data sekaligus.

20. Kesalahan apa yang sering dilakukan pemula terkait tipe data?

Kesalahan umum adalah mencampur tipe data sembarangan, lupa melakukan type casting, dan salah memilih struktur data.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top