Tempat Belajar Jaringan dan Berbagai Aplikasi Komputer

Tampilkan postingan dengan label Hotspot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hotspot. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 November 2017

Cara Cetak Voucher Hotspot di Userman

Cara Cetak Voucher Hotspot di Userman

Cara Print Voucher Hotspot di Userman MikroTik, JawaraCloud.NET - Selain kemudahannya dalam memakai MikroTik ini sangat powerfull dalam hal administrasi jaringan. baik itu jaringan bebasis kabel / LAN maupun yang jaringan berbasis wireless / WiFI. Keunggulan MikroTik bila dibandingkan Router lainnya sangat jelas, seperti Management Bandwidth, Managemen User / Client, maupun fitur lainnya tidak sekomplit dan sekeren yang tersedia di router mikrotik, termasuk fitur cetak voucher pun tersedia di dalam MikroTik tanpa software tambahan.
Powerfull dan Handal itulah MikroTik sesuai motto perusahaan MikroTik routing the world... :) Nah, kali ini saya akan berbagi sedikit tips dengan teman-teman pembaca khususnya yang lagi ingin berbisnis di dunia hotspot yang berbayar. Pertanyannya: Apakah sekarang masih laku jualan hotspot berbayar sedangkan yang gratisan udah banyak? Jawab: Tentu laku.. Jangan salah dulu ya gan, tidak semua orang suka yang gratisan, karena yang gratisan akan rebutan bandwidth sama orang sekompleks atau sekampung, eh sekampus atau seberapalah dan umumnya gratisan tidak memiliki layanan yang bagus. Mendingan bayar yang tidak seberapa tapi lancar-lancar aja, nggak rebutan bandwidth walaupun ada pengguna lain pakai IDM/torrent tetap aman koneksinya, ya kan... :).

cara mencetak voucher hotspot mikrotik



Oke sob kembali ke topik bahasan. Saya asumsikan radius dan user manager mikrotik sudah terinstalasi di Routerboard kalian dan tentunya sudah disetting dengan benar. Simak dan ikuti panduan berikut ini.

cara membuat dan mencetak voucher hotspot mikrotik

Langkah-langkah cetak voucher hotspot di MikroTik 

1. Buka browser anda dan ketik alamat userman mikrotik anda, kemudian login ke dalam userman. Saran: Gunakan browser chrome / chromium agar tampilan sama dengan tutorial ini.

2. Setelah login, klik menu Users seperti gambar dibawah ini

3. Centang semua atau sejumlah username yang ingin dicetak

4. Klik Generate, pilih Vouchers

5. Beri ijin atau allow pop-up pada web userman

6. Klik tulisan biru yang saya beri kotak merah ya gan

7. Akan muncul voucher yang sudah siap cetak seperti gambar dibawah ini, disini anda tekan keyboard tombol CTRL + P 

8. Klik Change/Ubah, dan pilih jenis printer yang anda gunakan. Kemudian klik Others / Stelan lain

9. Atur layout dan centang pada backgroud

10. Terakhir, klik tombol cetak/print di browser chrome anda.


Selesai! Demikian panduan cara cetak voucher hotspot menggunakan userman mikrotik tanpa perlu mengintall aplikasi tambahan. Cukup simple dan mudah... semoga artikel ini memberi manfaat kepada pembaca yang saat ini sedang belajar mengalola bisnis hotspot.

Setting Mikrotik Top PerformanceFor Warnet and Hotspot / RT RW NET



Kamis, 09 November 2017

Cara Unbrick Router WiFi TP-Link TL-WR740N

Cara Unbrick Router WiFi TP-Link TL-WR740N

::Cara Unbrick Access Point TP-Link TL-WR740N - JawaraCloud.NET:: Mengupgrade Firmware emang seru sob, tapi jika tidak hati2 maka bisa jadi 'petaka' ya sob :) karena perangkat Access Point / Router WiFi Anda akan mengalami bricked jika terjadi kesalahan saat flashing firmware. Oleh sebab itulah saya menyarankan anda untuk hati2 banget saat melakukan flashing/upgrade, yang harus diperhatikan: (1)Gunakan firmware yang sesuai dengan arsitektur hardware perangkat anda. (2)Lebih aman menggunakan kabel, jangan menggunakan wireless saat upgrade/flashing. (3)Biar gak was-was, supaya hati mantap, Gunakan UPS agar saat progress flashing/upgrade kebutuhan listrik terjamin pada perangkat, sungguh beresiko jika saat flash firmware tiba2 listrik pln mati maka dari itu diperlukan backup sumber listrik seperti UPS/Aki/Baterai/semacamnya lah... :)

cara debrick ap tp link

OK sob kita lanjutkan kembali ke topik pembahasan artikel ini mengenai cara unbrick atau menyembuhkan AP Tp Link jika terjadi bricked. Langsung aja kita eksekusi langkah2nya:
1. Matikan AP / Router WiFi Anda.
2. Download firmware terbaru dari tp link dsini : http://www.tp-link.com/en/download/
3. Anda extract firmware yg sudah terdownload dan rename file binary menjadi wr740v4_tp_recovery.bin. dan sebaiknya anda letakkan file ini di direktori D:\OpenWRT sesuai dengan contoh pada artikel ini
cara perbaiki router tplink yang gagal booting


4. Install software FTP server, disini saya pakai tftpd, Anda bisa download disini http://tftpd32.jounin.net/ selanjutnya anda install itu tftpd nya.
5. Atur IP address komputer Anda menjadi 192.168.0.66 dengan gateway 192.168.0.1 seperti yang terlihat pada screenshot berikut ini
6. Jalankan / buka program tftpd ubah direktori kemana tempat kita menyimpan file firmware wr740v4_tp_recovery.bin tadi, kemudian ubah juga server interface kepada ethernet dan ip address komputer anda seperti tampilan berikut ini, dan biarkan dulu
7. Sebaiknya Anda sediakan penjepit kertas / paper clip, bentuknya begini, anda bisa dapatkan alat ini di toko atk tempat fotokopian :) tar paper clip nya di lurusin ya gan biar bisa masuk ke lubang reset nya :)
8. Tekan tombol reset pada router tp link anda menggunakan paper clip dan tahan jangan dilepas, kemudian nyalakan router tplink sambil menahan tombol reset selama 4-5 detik, setelah itu lepas tombol reset maka router akan proses flashing secara otomatis mengambil firmware dari ftp server yang ada di komputer anda.
9. Tunggu sampai proses selesai. Setelah itu router akan reboot dan nama sinyal wifi (SSID) akan berubah sesuai dengan nama default router.
10. Selesai dah, hanya begitu saja triknya... ternyata unbrick router wifi itu mudah kan, anda tidak perlu pusing mencari kabel serial untuk melakukan ini :)

Demikian artikel singkat ini adanya semoga bermanfaat buat anda yang sedang memperbaiki router  karena metode ini bisa diterapkan untuk semua jenis AP / Router TP Link.

Minggu, 07 Mei 2017

Cara Mudah Pointing Jaringan Wireless Jarak Jauh

Cara Mudah Pointing Jaringan Wireless Jarak Jauh

Totorial kali ini kita akan belajar cara melakukakan pointing dengan mudah tanpa ribet untuk membuat point to point (PTP) dan point to multipoint (PTMP) pada jaringan wireless. Apa itu Pointing? adalah teknik menentukan titik koordinat antara lokasi Access Point BTS dan lokasi Station penerima atau client agar kita bisa merekayasa jaringan wireless yang akan kita bangun untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan optimal.

Tujuan Pointing :

  1. mengetahui jarak antara BTS dan Client
  2. mengukur penghalang sinyal jaringan yang ada misalnya pepohonan, gunung dan gedung 
  3. menentukan tinggi antena / tower pada BTS dan client
  4. mengetahui kualitas jaringan/kekuatan sinyal
  5. memperkirakan biaya pembelian alat jaringan
p2p wifi

Jadi, dari situ kita bisa tahu apa yang harus kita lalukan sebagai admin jaringan hotspot atau jaringan RT/RW NET mengapa harus melakukan pointing terlebih dahulu sebelum membangun jaringan wireless, karena itu sangat penting supaya kebutuhan terukur dengan tepat, dan supaya tidak terjadi pemborosan biaya yang tidak perlu, misalnya ada client dengan jarak 2KM dari BTS di area loss penghalang lalu kita bangun tower setinggi 40 meter :) kemudian alatnya pakai AP yang harga puluhan juta :) itu kan lebay berlebihan kawan :D . Maka dari itu, sebelum membuat jaringan point to point maupun point to multipoint wajib hukumnya melakukan pointing terlebih dahulu. Lalu, bagaimana cara pointing yang baik dan mudah dengan hasil akurat? ikutilah dan baca artikel ini sampai tuntas ya :)
jasa setting mikrotik mantab
info detail jasa mikrotik klik disini

Langkah-langkah Pointing Virtual Menggunakan AirLink UBNT

  1. Buka situs https://link.ui.com/ atau https://airlink.ubnt.com/
  2. AirLink UBNT adalah software berbasis web untuk menghitung kebutuhan jaringan wireless outdor (Outdoor Wireless Link Calculator)
  3. Setelah peta online terbuka, disisi kiri monitor kita ada tombol layer bebentuk kotak jajaran genjang, ada tanda plus dan minus untuk zoom peta, kemudian di tengah-tengah monitor akan terlihat ada tombol titik sinyal warna biru untuk menentukan koordinat Bts / AP Pemancar, dan ada titik sinyal berwarna ungu untuk menentukan koordinat Station / Client AP,
  4. Ubah layer ke hybrid untuk ubah bentuk map ke satelit dan nama jalan ditampilkan.
  5. Geserlah tombol sinyal biru tepat pada posisi antena BTS / Pemancar, geser tombol sinyal ungu tepat pada lokasi yang akan kita pasang antena station / client.
jika gambar kita perbesar, jadinya seperti dibawah ini:
cara pointing radio yang baik dan benar

5. informasi penting yang kita dapatkan dari pointing ini, saya beri tanda panah dan saya beri kotak merah, coba lihat sisi kanan monitor anda: itulah dia: Fresnel Zone dan LoS (Line of Sight).

fresnel zone itu yg bentuknya elips seperti telur, warnanya akan meng-hijau jika dia tidak menabrak penghalang (misalnya: gedung atau pepohonan), dan akan berwarna orange jika garis elips-nya menabrak suatu penghalang .

LoS (Line of Sight) itu bentuknya garis lurus, warnanya mem-biru jika tidak ada penghalang, dan warnanya akan me-merah jika dia menabrak penghalang.

60% Clearance Zone: garis elips putus-putus, ini adalah area 60% daripada fresnel-zone.

Dari gambar diatas ini dapat kita ketahui:
  • jarak dari BTS ke Station 625 meter. 
  • bawahnya ada kekuatan sinyal yang akan didapat.
  • bawahnya lagi, ada total capacity atau throughput bandwidth yg bisa ditransmisi.
  • bawahnya lagi, pengaturan frekuensi yang dapat kita pilih.
  • bawahnya lagi, technology : air fiber, airmax, dan lain2.
  • bawahnya lagi, opsi chanel yang dapat kita geser/pilih.
  • bawahnya lagi, osi gain antena dengan satuan dBi.
  • bawahnya lagi, pengaturan tinggi antena BTS dan penerima.


6. Lihat garis links diatas, terlihat warna orange itu menandakan jaringan tidak bagus jika di bts saya atur kalibrasi ketinggian dari 5 meter dan saya ubah ke 6 meter maka link jadi hijau (jaringan bagus) seperti gambar di bawah ini. Nah disini kamu bisa atur berapa seharusnya tinggi minimal antena di client dan server, indikatornya pada garis link jika kuning berarti sinyal masih terhalang, jika sudah hijau maka itu bisa diterapkan pada jaringan wireless sesungguhnya.




Agar link wireless jadi hijau seperti gambar ini, maka anda harus mengatur tinggi antena hingga area fresnelzone dan LoS tidak menabrak penghalang, tujuannya: supaya gemlombang sinyal radio dari BTS dapat ditangkap dengan sempurna oleh client/station.

Keterangan garis link:
hijau : sinyal sangat bagus
orange : sinyal kurang bagus
merah : sinyal buruk

Naah... sampai disini dapat kita simpulkan kebutuhan kita:
  • Kalibrasi Height saya set 6, maka diketahui tinggi antena pada BTS adalah 17 meter agar bisa los (bisa melampaui penghalang) mengingat letak georafis yg saya pointing banyak rumah bertingkat (perbesar gambar terakhir -lihat pada pojok kanan atas gambar)
  • Kalibrasi Height saya set 5, maka diketahui 14 meter untuk sisi client/station akan menghasil LoS dan FresmelZone yg sempurna 
  • LoS dan FresmelZone yg sempurna wajib kita ciptakan untuk mendapatkan kualitas link terbaik, latensinya kecil, troughputnya maksimal.

Baca juga :

Cara memperkecil Load CPU Mikrotik agar Ringan dan Stabil

Cara Membuat Hotspot di Mikrotik menggunakan Winbox




Jasa Setting Mikrotik Berkualitas





Demikianlah cara pointing, mengukur jarak jangkauan, mengukur ketinggian antena wireless, semoga bermanfaa!

Kamis, 20 April 2017

Cara setting TP-Link Wireless N Router sebagai Access Point

Cara setting TP-Link Wireless N Router sebagai Access Point

Pada artikel sebelumnya telah kita bahas tentang bagaimana cara membuat hotspot di mikrotik dan saya sarankan anda wajib membacanya. Kali ini saya akan membuat panduan cara setting TP Link Wireless jenis N Router seperti seri TL-MR3420, TL-WR740n, WA801nd, dan seri N Router lainnya agar menjadi Access Point buat hotspot.

Topologi:
Modem > Mikrotik > TP Link N Router Wireless sebagai Access Point (Port LAN ya, Bukan WAN, ingat ini, OK...)

Langkah-langkah Setting TP Link Wireless N Router sebagai Access Point untuk Hotspot
1. Tancapkan kabel LAN TP Link ke LAN komputer/laptop.
2. Berilah IP Address static pada komputer misalnya 192.168.1.2
3. Buka menu konfigurasi TP Link N Router melalui Browser (ie, chrome, firefox)


4. Login sebagai admin 


5. Masuk ke menu Wireless > Wireless Settings dan atur nama SSID (beri nama sinyal jaringan anda) apabila terdiri lebih dari satu pemancar wireless, SSID sebaiknya disamakan saja namun chanel nya dibedakan, agar bisa bisa saling memperkuat network dan tidak saling interferensi. jika sudah kamu beri nama SSID lakukan penyimpanan konfigurasi dengan klik tombol Save

6. Masuk ke menu Security, pilih Disable Security dan klik Save

7. Masuk ke menu DHCP > DHCP Settings dan pilih Disable the dhcp server kemudian simapan lagi, klik tombol Save

8. Selesaikan dengan masuk ke System Tools >Reboot dan pilih Reboot untuk mendapatkan efek dari konfigurasi kita. tunggu beberapa saat dan Access Point siap dipakai.

Baca juga:

Step by Step membuat hotspot di Mikrotik Router

Setting Radius dan User Manager di Mikrotik Hotspot

Rabu, 19 April 2017

Template hotspot mikrotik resposive (part 2)

Template hotspot mikrotik resposive (part 2)

ini dia yang lagi fresh di jawaracloud, template hotspot mikrotik resposive, bootstrap, elegant, sangat cocok diterapkan bagi anda yang menjalankan jaringan hotspot berbasis mikrotik. silahkan download gan :)
template hotspot resposive gratis
tampilan mobile
Tampilan di layar Desktop (PC or Laptop)
Link download 


Senin, 17 April 2017

Membangun RtRw-Net dengan Biaya Minim

Membangun RtRw-Net dengan Biaya Minim

Seringkali saya mendapat pertanyaan tentang bangaimana cara membangun usaha hotspot atau jaringan Rt-Rw NET dengan modal kecil dan seperti apa peluang bisnis wifi sistem voucher serta alat apa saja yang dibutuhkan untuk membuat hotspot / Rt-Rw NET?

Apabila kita jeli dalam mengamati situasi saat ini, perkembangan internet begitu cepat, tentu kebutuhan internet setiap orang semakin meningkat, baik untuk sekedar bersosial media, bermain game online, belajar, ujian online, membaca makalah/ebook dari intenet, hingga menjual barang melalui internet. Menurut saya ini adalah peluang bisnis yang dapat kita ambil dengan cara membangun jaringan wifi atau hotspot berbayar. Banyak orang beranggapan bahwa bisnis ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang ahli dibidang komputer atau sarjana komputer, padahal orang awam sekalipun bisa menjalankan bisnis ini dengan mudah asal kita mau sedikit berusaha untuk memahami cara kerja jaringan wifi secara sederhana.

Cara kerja bisnis wifi sangat sederhana kawan, anda berlangganan internet dari telkom misalnya 10Mbps Indihome / speedy, kemudian anda buat pemancar wifi 2.4Ghz atau 5.8Ghz maka anda bisa jual koneksi internet dari wifi anda. Anda bisa memberi akses internet kepada orang di sekitar rumah, warung, kos-kosan anda melalui pemancar wifi yang anda buat dan anda bisa menarik iuran atas pemakaian internet tersebut kepada orang-orang di sekitar anda.

Agar lebih profesional dalam mengelola bisnis hotspot ini maka anda harus mengatur penggunaan internet bagi setiap pengguna dengan limit kecepatan tertentu atau quota tertentu, hal ini supaya tiap pengguna tidak berebut trafik data, karna kebutuhan pengguna itu macam-macam kawan, ada pengguna yang suka nonton youtube, ada yang doyan sosial media seperti facebook dan sejenisnya, dan yang 'bahaya' apabila tidak dikendalikan dengan baik misalnya ada pengguna yang doyan download lewat idm atau torents bisa habis koneksi internet anda tersedot oleh 1 orang ini. Maka dari itu, dalam mengelola layanan hotspot ini kita butuh alat yang bernama Router Mikrotik, tugas utama Mikrotik ini adalah untuk manajemen bandwidth client yaitu untuk mengatur tiap client seberapa cepat akses internetnya misalnya ada client kita kasi bandwidth 1Mbps, 2Mbps, 3Mbps dan seterusnya. Mikrotik juga bisa mengatur seberapa lama waktu penggunaan internet tiap pengguna, misalnya ada paket harian, mingguan, bulanan, dan sebagainya.

Adapun alat-alat yang anda butuhkan dalam membangun layanan hotspot atau Rt Rw NET dengan modal yang sangat kecil antara lain:

1. Mikrotik Rb750r2 harganya Rp. 650.000,
2. AP Bullet M2 Titanium +Adaptor harganya Rp. 1,600,000
3. Antena omni Tplink 15db 2.4ghz, harga Rp. 700,000
4. Kabel UTP cat 5e yang outdoor 25 meter, harga Rp. 150,000
5. Jasa setting Mikrotik Rp. 500.000
6. Jasa setting AP Bullet M2 Rp. 100.000
7. Program billing (login page dan cetak voucher) Rp. 200.000
8. Ongkos kirim (tanyakan via inbox fb/wa saya)
9. Tinggal colok, tidak termasuk tower / tiang antena (agan sediakan sendiri)

Kemampuan:

  • Daya tampung max 20 client,
  • Internet traffic max 30Mbps
  • Sebaran sinyal 360°
  • Jangkauan terjauh 1200 meter (1,2Km)


Fitur:
  • Bisa membatasi kecepatan download client, tiap user bervariasi bisa dikasi, misalnya 1Mbps, 2Mbps, 3Mbps dan sebagainya.
  • Bisa membatasi penggunaan user dalan bentuk quota, misalnya 1GB, 2GB ...dst
  • Bisa membatasi waktu akses tiap user, misalnya 1jam, 2jam ...dst. atau 1hari, 2hari ...dst. atau 1minggu, 2minggu 3 minggu, 4 minggu atau 1 bulan.
  • Tarif voucher bisa anda sesuaikan misalnya 1 jam Rp. 2.000, 1 hari Rp 10.000, 1 minggu Rp. 30.000, 1 bulan Rp. 100.000,- atau terserah anda sesuaikan dengan selera anda.


ini adalah contoh tampilan login dari kami:

Sekian dari saya, semoga bermanfaat bagi anda yang ingin memulai bisnis hotspot / Rt-Rw NET. Jika ada pertanyaan silakan berkomentar pada form yang kami sediakan di bawah ini.

Contact Person: PURWANTO 

HP /Whatsapp : +62 822 3348 3221 


Baca juga : Jasa Setting RT RW NET terbaik, termurah, melayani seluruh indonesia


Rabu, 05 April 2017

Simple Queue Otomatis Dari Tabel ARP

Simple Queue Otomatis Dari Tabel ARP

Cara Membuat Simple Queue Otomatis Berdasarkan IP di tabel ARP


Pada artikel sebelumnya telah kita bahas cara manajemen bandwidth di mikrotik berdasarkan waktu dengan client ip statik. Dan ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya karena ada permintaan dari kantornya teman saya yang ingin disettingkan Mikrotik dengan jaringan yang pengaturan IP addressnya menggunakan DHCP sehingga setiap hari IP address komputer disitu tidak pernah tetap (IP Dynamic).

Script ini saya buat karena client sangat banyak dibagi beberapa segmen network serta interface lokal lebih dari satu ethernet. Dikarenakan client terhubung dengan dhcp service sehingga tidak mungkin saya membuat queue list satu persatu. Dan apabila Mikrotik terlalu banyak baris rule akan memakan banyak resource cpu dan memori pada RouterBoard. Jadi diperlukan setting limitter yang dinamis pula agar hasil konfigurasi lebih efektif dan tepat sasaran maka sebaiknya cukup client yang terhubung ke jaringan saja yang ditambahkan secara otomatis ke dalam queue list karena tidak semua ip online terus menerus melewati router gateway.

Dari kasus ini maka saya buatlah manajemen bandwidth yang otomatis di Mikrotik, So jika client terhubung ke jaringan maka routerOS otomatis menciptakan limitter di menu simple queue secara dinamis.

Dan kenapa saya memanfaatkan baris-baris ip yang ada di dalam tabel ARP, karena semua perangkat user / client yang terhubung ke router pastinya akan terbaca semua secara dinamik di tabel ARP, baik client dhcp / ip dinasmis maupun client yang pakai ip static, termasuk juga client hotspot.


Berikut ini adalah cara Manajemen Bandwidth Otomatis Simple Queue di Mikrotik :
  1. Buka Winbox, klik System > Script, dan beri nama: limitter_otomatis
  2. Copy kode script di bawah ini :
xxxxxxxxxxxxxxx
#add parent :if ([:len ([/queue simple find name=total])] <1) do={ /queue simple add target-addresses="192.168.88.0/24" max-limit=10M/10M interface=all priority=8 name="total" } #import ip yang ada di ARP list :local ipusers [/ip arp find] :foreach h in $ipusers do={ :local ipuser [/ip arp get $h address] :if ([:len $ipuser] >0) do { #ambil ipnya selain ip public :local ippublic [/ip arp get $h interface] :if ($ippublic !="eth-public") do { #add diqueue :if ( [:len ( [/queue simple find name=$ipuser] ) ] <1) do { :if ([:len ([/queue simple find name=others])]>0) do { /queue simple remove [find name=others] } /queue simple add target-addresses=$ipuser limit-at=256k/256k max-limit=3M/3M interface=all parent=total priority=8 name=$ipuser } } } } :if ([:len ([/queue simple find name=others])] <1) do { /queue simple add target-addresses="192.168.88.0/24" limit-at=256k/256k max-limit=3M/3M interface=all parent=total priority=8 name="others" } #delete yang tidak aktif :local ipold [/queue simple find] :foreach o in $ipold do={ :local iplama [/queue simple get $o name] :if ([:len $iplama] >0) do { :if ( $iplama !="total") do={ :if ($iplama !="others") do={ :if ([:len ([/ip arp find address=$iplama])] <1) do={ /queue simple remove [find name=$iplama] } } } } }

xxxxxxxxxxxxxxx
Lalu anda salin / paste ke dalam kotak Script yang tersedia, dan klik OK.
manajemen bandwit di mikrotik
script simple queue otomatis



  • Setelah itu kilik tombol RUN untuk menjalankan scriptnya.



  • Buat scheduler untuk update ip address client2nya setiap 15 menit supaya jika ada client baru konek ikut terlimit juga.

  • scheduler buatnya di winbox, menu system > scheduler

    name = refresh_limitter
    start date = Apr/05/2017 (tanggal sekarang)
    start time = 07:34:15 (waktu sekarang)
    interval = 00:15:00 (script akan di run setiap 15 menit)
    on event = limitter_otomatis (nama scriptnya yg tadi kita buat)
    centangin semua policynya dan tekan [Ok]
    cara manajemen bandwit di mikrotik

    Sekian dari saya, semoga bermanfaat dan thank you.

    UPDATE:

    Bagaimana kalau pakai RouterOS versi 6.xx
    Jawab: anda cari kode interface=all di dalam script, jika sudah ketemu hapuslah kode interface=all

    Bagaimana kalau ditambah variable waktu, misalnya limit berlaku pada jam 18.00 sampai 23.00
    Jawab: tambahkan kode ini pada script bagian queue
    time=18h-22h59m59s,sun,mon,tue,wed,thu,fri,sat

    Baca juga:



    sumber http://www.forummikrotik.com

    Sabtu, 30 Juli 2016

    Cara Setting User Manager Mikrotik RB750 / RB450G / RB850Gx2

    Cara Setting User Manager Mikrotik RB750 / RB450G / RB850Gx2

    Cara Setting User Manager / Userman Mikrotik Hotspot, JawaraCloud.NET - Pada artikel kali ini saya akan membahas cara mengintegrasikan hotspot dengan usermanager sebagai RADIUS Server untuk mempermudah pekerjaan dalam mengelola user atau client hotspot kita melalui tampilan web browser. Jadi, nanti setelah kita setting userman kita tidak perlu lagi membuka winbox lagi sekedar untuk membuat user hotspot, bisa bikin user secara masal, bisa membatasi waktu penggunaan internet, quota, kecepatan bandwidth client, sistem voucher, dan lain sebagainya.

    Pengertian User Manager dan Radius

    User Manager (userman) adalah Package Radius Server pada RouteOS Mikrotik yang berbasis web sehingga dapat mempermudah dalam pengelolaan user. Jadi, dengan adanya userman kita bisa membuat user sebanyak-banyak dalam 1 klik, dan user yang telah habis masa aktif penggunaannya akan otomatis logout dan tidak dapat mengakses internet, bsia membatas waktu penggunaan otomatis, bisa memberi limit kecepatan akses internet utk client, dan lain sebagainya

    Radius adalah protokol jaringan yang menyediakan layanan terpusat Authentication, Authorization, dan Accounting (AAA) sudah tentu ia memiliki database untuk mengelola user pada jaringan yang kita kelola, cakupannya pun sangat luas karna banyak layanan yang dapat di-autenkasi mengunakan user manager :

    1. Hotpsot Server
    2. VPN Server atau PPP Server (PPTP, L2TP, PPOE, OVPN dan lain sebagainya)
    3. DHCP Server
    4. Wireless
    5. RouterOS Login
    cara setting user manager mikrotik hotspot

    Fungsi User Manager

    Keuntungan menggunakan User Manager adalah keamanan jaringan dan kemudahan dalam mengelola user yang banyak dalam waktu singkat/cepat serta dapat dioptimalkan lagi dengan System Ticket.

    User Manager juga memungkinkan kita untuk mengatur batasan billing user berdasarkan:

    • Waktu (time based)
    • Kuota (quota based)
    • Kecepatan (rate limit)
    jasa konfigurasi mikrotik hotspot, warnet, kantor, cafe, hotel, dll

    Langkah Kerja

    Proses ini merukan langkah lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai setting hotspot, saya sarankan sebelum menginjakkan langkah kesini, sebaiknya bacalah artikel saya - Cara Setting Hotspot di Router MikroTik, jika sudah paham itu maka lanjutkan dengan instalasi package USER Manager yang saya jelaskan pada tutorial berikut ini:

    1. Cari tahu jenis Arsitektur dan Versi RouterOS Anda:
    Dari winbox klik system, pilih resource, temukan Architecture Name dan Version seperti pada gambar dibawah ini (lihat figure 1)
    cara setting user manager (userman)


    2. Download package userman sesuai arsitektur dan versi routeros anda di http://www.routeros.co.id/
    atau di situs mikrotik.com lihat gambar dibawah ini (figure 2)


    3. Buka menu Files di Winbox, biarkan saja kotak files mikrotik terbuka
    lalu buka Windows Explorer, masuk ke folder download anda tempat meletakkan package tadi

    4. Extract package yang telah Anda download
    temukan file userman-516-mipsbe.npk, kemudian upload ke dalam box files mikrotik. caranya: dari folder download tadi dari menu utama Winbox klik Files, kemudian seret atau drag seperti gambar dibawah ini (lihat figure 3)
    cara setting user manager (userman) mikrotik
    click to enlarge / klik untuk memperbesar tampilan gambar

    5. Tunggu proses uploadnya hingga selesai

    6. Masih di menu utama Winbox, Anda klik  System , lalu pilih  Reboot 
    - jika ada konfirmasi, jawab dengan ok/yess
    - tunggu beberapa saat, setelah mikrotik reboot proses instalasi akan berjalan otomatis
    - jika berhasil akan tampak seperti gambar dibawah ini (figure 4)
    cara setting userman mikrotik
    untuk melihat tampilan menu ini dari winbox, klik menu system, pilih package
    pada artikel ini kami akan memberikan contoh cara setting user manager untuk otentikasi user hotspot, jadi kita mesti lanjut ke langkah ke-7. simak lagi yukkk!!!

    Baca juga: Setting Mikrotik Single WAN cocok untuk Semua ISP


    Konfigurasi User Manager (setting userman)
    Userman dapat Anda konfigurasi apabila paketnya sudah di-install dengan benar, setelah itu untuk mengelola user hotspot dengan menggunakan userman diperlukan browser dalam mengakses web interface userman. OK langsung saja, silakan Anda buka browser kesukaan Anda bisa pakai Mozila Firefox atau yang lainnya, kalau penulis lebih suka pakai Browser Google Chrome :)

    7. *) utk memudahkan setting userman, buka menu winbox > klik IP >Address
    anda bisa pakai salah satu ip address yang ada pada interface,
    saya menyarankan anda pakai ip address di ether yg terhubung WAN/Modem/ ONT-GPON,
    atau bisa juga pakai ip address yg ada pada ether yg terhubung ke PC yang anda gunakan utk setting saat ini.
    kemudian :
    - buka alamat web userman http://IP_Address_Mikrotik/userman
    - login default konfigutasi userman : admin
    - default password userman mikrotik: kosong/tidak ada password
    - lalu tekan enter atau klik login
    Lihat contoh pada gambar dibawah ini!
    figure-5. menu administrasi userman

    8. Kami sarankan Anda untuk mengganti password admin userman, caranya:
    pada sisi kiri halaman web userman, klik menu Customer
    akan tampil isi dari menu customer
    klik admin pada kolom login.
    cara setting user manager atau userman
    figure-6. cara mengganti password pengelola userman
    9. Kembali ke winbox, kita akan menghubungakan Radius Client ke Userman agar bisa mengautenkasi client yang ingin menggunakan internet di jaringan hotspot kita:
    - pada menu utama winbox, klik RADIUS
    - klik tanda plus + seperti tampilan ini (figur-7. Radius Client pada Router)
    cara setting user manager atau userman di mikrotik

    10. Jika sudah klik + akan muncul tampilan setting Radius, pada tabmenu General,
    Centang/contreng service  hotspot
    Address : 127.0.0.1 (karena radius dan userman berada di internal mikrotik ini)
    Secret: rahasia (ini hanya contoh, silakan isi dgn sandi yang anda suka)
    Autentication port: 1812
    Accounting port: 1813
    kamudian klik Apply dan klik OK. Lihat penampakan figure-8
    cara setting user manager di RouterOS


    11. Menghubungkan menu login hotspot agar si client nantinya dapat login menggunakan akun yang ada didalam database radius. Caranya : dari winbox klik manu IP pilih Hotspot kemudian klik Server Profile, double click (atau klik 2x) pada profil: hsprof1 , lebih jelasnya bisa Anda tengok pemampakan dibawah ini:
    cara setting userman dan radius mikrotik
    figure-10. Login Authentication Hotspot Server Profile in RouterOS.
    12. Kemudian klik tab Radius, contreng use RADIUS dan Accounting, Lihat penampakan berikut ini
    cara setting user manager dan radius di mikrotik RouterOS
    figure-11. setting radius accounting di mikrotik

    13. Okay, tinggalkan winbox untuk sementara waktu, kembali ke browser yaitu ke laman web user manager. Anda klik Router, Add, New seperti screenshot dibawah ini
    cara setting hotspot dengan user manager
    jika sudah yakin benar, klik Add.
    14. Setting Paket Internet Hotspot berdasarkan durasi waktu dan kecepatan bandwidth user
    Sebaiknya Anda rencanakan dahulu paket voucher yang ingin anda jual ke calon user, misalnya seprti tabel berikut:
    cara setting userman hotspot mikrotik

    15. Untuk mengatur limit user hotspot berdasarkan tabel diatas,
    silakan klik Profile, Limitation, Add, New
    cara setting radius mikrotik
    ulangi langkah-15 ini sebanyak yang kita perlukan sesuai tabel diatas tadi
    Keterangan gambar:
    point 5. Uptime adalah batas durasi client terhubung ke internet,
    3 jam dapat anda tulis dengan 3h,
    5 jam dapat anda tulis dengan 5h,
    24jam ato 1 hari ditulis 1d
    1 minggu dapat anda tulis dengan 1w,
    1 bulan dapat anda tulis dengan 4w2d.

    16. Membuat kategori paket internet hotspot:
    klik menu Profiles, dan pilih tab Profiles
    klik + dan lihat pentunjuk gambar berikut :
    cara setting userman dan radius untuk layanan hotspot
    *** jangan lupa klik Save Profile setiap selesai bikin profile. ***

    17. Membuat user radius mikrotik melalui userman
    - klik menu Users
    - klik Add
    - klik One untuk membuat 1 user
    - klik Batch untuk membuat banyak user sekaligus
    - Lihat petunjuk gambar berikut!


    Done!!!
    Alhamdulillah selesai sudah tutorial cara setting user manager untuk hotspot..., dan sekarang saatnya pengujian
    silahkan hubungkan perangkat Anda (laptop/smarphone) ke signal hotspot anda, lalu buka browser di perangkat (laptop/android) maka akan muncul halaman login autenfikasi, masukkan saja username yang baru anda buat dari user manager, misalnya:
    user name: demo
    password: demo

    Selanjutnya Baca :